Ia menambahkan, bahwa pekerjaan besar yang tidak kalah pentingnya untuk merawat demokrasi ini adalah menjaga kebebasan berekspresi dan toleransi, menumbuhkan partisipasi politik warga.
“Sisi lainnya, pemerintah harus lebih akuntabel, transparan dan teguh pada perencanaan pembangunan berkelanjutan agar visi Astacita yang telah dicanangkan oleh pemerintah. Agar apa? Kita tetap berada pada jalur rencana besar menuju Indonesia Emas 2045. Dan peran dari mas Gibran sangat penting dan strategis untuk memperkuat hal itu, ” tukasnya.
Di tempat yang sama, Pakar Ekonomi Politik Mardiyanto mengakui bahwa tantangan global maupun kawasan saat ini teramat kompleks dan berat.
Akan tetapi, ia menekankan pentingnya kekuatan kebersatuan semua elemen untuk bisa melalui ragam tantangan terkini.
Mardiyanto juga berharap Wapres Gibran dapat memperkuat kebersatuan itu.
“Ya kalau kita lihat, saat ini situasi ekonomi global tengah terpukul oleh ragam sebab dan mengalami guncangan luar biasa efek dari kebijakan Presiden Trump. Dan efeknya tidak hanya global, tetapi juga kawasan termasuk domestik kita. Akan tetapi saya masih optimis dan percaya bahwa kita bisa melalui itu semua sebagaimana masa-masa sulit sebelumnya yang pernah kita lalui,” jelasnya.















