Untuk diketahui, dari survei Rumah Politik Indonesia didapati bahwa sebanyak 81.01 persen responden memilih Jokowi sebagai ketua Dewan Pertimbangan Presiden.
Di tempat berikutnya ada nama SBY dengan 11.93 persen responden yang memilihnya.
Menyusul kemudian, KH. Ma’ruf Amin dengan 4.2 persen responden yang memilihnya.
Saat diajukan pertanyaan, apa yang membuat anda memilih Jokowi?
Sebanyak 29.15 persen responden menilai bahwa Jokowi dapat bekerja sama dengan Presiden Prabowo.
Menyusul kemudian mereka yang menilai Jokowi berpengalaman sebanyak 25.11 persen.
Di tempat ketiga, sebanyak 21.97 responden menilai dapat berakselerasi mencapai Astacita.
Sebanyak 13.15 persen responden menilai dapat membantu pemerintah dalam memperkuat arah pembangunan Indonesia Emas 2045.
Sedangkan 7.39 persen responden menilai dapat membantu memperkuat peran pemerintah.
Survei nasional diselenggarakan mulai 17 Maret 2025 dan berakhir pada 24 Maret 2025.
Survei dilakukan di 23 Provinsi. Pengambilan sampel yang digunakan adalah Snowball Sampling, metode pengambilan sampel ini melibatkan sumber data primer yang mencalonkan sumber data potensial lainnya yang akan dapat berpartisipasi dalam studi penelitian.
Survei ini menggunakan metode snowball sampling murni berdasarkan rujukan dan begitulah cara seorang peneliti dapat menghasilkan sampel.















