Hal ini karena caleg dengan tiga latar belakang tersebut yang memiliki kemampuan finansial dan logistik yang kuat untuk mendulang suara masyarakat.
“Di luar itu, misalnya dosen, pekerja seni yang tidak terkenal, orang idealis yang memahami ilmu politik dan ilmu pemerintahan, aktivis, enggak akan bisa karena modalnya (biaya politik) semakin besar,” kata Ella Syafputri Prihatini.















