Kemudian, menjadikan brand Indonesia sebagai soft power.
Ini mencakup diplomasi gelombang budaya dan kreasi melalui industri kreatif, kuliner, olahraga, pendidikan, pariwisata, kemanusiaan (melalui bantuan kemanusiaan). Selanjutnya, diplomasi oleh dan untuk rakyat.
Hal ini dilakukan dengan menciptakan tatanan dan regulasi internasional yang sesuai dengan aspirasi juga kepentingan rakyat
Indonesia dan masyarakat dunia melalui penempatan perwakilan Indonesia dalam forum internasional; mengikutsertakan partisipasi diaspora, kerja sama aktor non-negara untuk kerja sama transnasional.














