“Ini perlu kita siapkan program reskilling upskilling dan termasuk tadi shifting. Jadi ini perlu dilakukan oleh pemerintah, dan dengan lima hal tadi yang dilakukan saya optimis Indonesia akan terus mampu melaksanakan peta jalan industri 4.0,” imbuhnya.
Menurut Rizal, tentunya penerapan 4.0 di Indonesia tidak dapat dilakukan dalam waktu yang singkat, ini memerlukan kesiapan dari sisi SDM, infrastruktur.
Saat ini infrastruktur dari segi digital teknologi telah menjadi prioritas pemerintah.
Perubahan industri dari revolusi Industri ke-2 menjadi revolusi industri ke-3 memerlukan perubahan-perubahan permesinan yang membutuhkan sangat banyak investasi.
Karena revolusi industri ke-3 adalah otomatisasi mass production.
Sekarang kita sudah masuk ke industri 4.0, dimana sebagian barang, sekitar 40-50 persen harus disesuaikan dengan adanya teknologi digital.















