JAKARTA-PT Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) berencana melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue sebesar Rp500 miliar.
Berdasarkan Prospektus Ringkas terkait rights issue SIPD yang diterbitkan di Jakarta, Senin (3/7), perseroan akan menawarkan 499.999.477 saham baru Seri C bernilai nominal Rp1.000 per lembar, dengan harga pelaksanaan juga senilai Rp1.000 per saham.
Sehingga, SIPD bisa menghimpun dana sebesar Rp500 miliar.
Setiap sejuta saham lama yang tercatat di Daftar Pemegang Saham (DPS) pada 12 Juli 2023 pukul 16.00 WIB berhak atas 373.384 HMETD.
Sedangkan, setiap satu HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru.
PT Great Giant Pineapple (GGP) sebagai pemegang saham pengendali SIPD akan melaksanakan seluruh HMETD yang dimiliki.
Pemegang saham utama SIPD dengan kepemilikan 87,81 persen ini juga telah menyatakan untuk menjadi pembeli siaga atas seluruh sisa saham baru yang tidak diambil bagian.
Rencananya, dana hasil rights issue —setelah dikurangi biaya-biaya emisi— akan disalurkan seluruhnya kepada perusahaan anak, yaitu PT Belfoods Indonesia melalui mekanisme penyertaan modal.
Rinciannya, sebesar 75 persen untuk belanja modal (capex) berupa pembelian lahan di Jawa Timur dan pembangunan pabrik.














