Adakah kita sebagai hamba mampu menunaikan tugas sebagaimana yang di jalani oleh Nabi Ibrahim?
Rasanya tidak ada yang mampu melampaui Nabi Ibrahim.
Bisa jadi karena tidak ada yang mampu, Allah SWT telah mendiskon kewajiban umat, khususnya kepada kaum muslimin.
Atas KemahakasihNya, Allah SWT hanya memerintahkan kita berkurban hewan kepada yang mampu.
Makna kurban derajatnya diturunkan oleh Allah SWT dengan mewajibkan yang kaya untuk berbagi kepada yang miskin.
Alangkah tidak tahu dirinya kita sebagai hamba kalau mengabaikan perintah yang terdiskon ini.
Kesadaran berkurban harus kita pupuk sebagai kesadaran yang imanen, bahwa kita bisa sebagai “tangan” Tuhan untuk berbagi nikmat dan kegembiraan, walau hanya melalui media daging kurban kepada yang fakir.
Bagi kita makan daging sesuatu yang biasa saja, atau bahkan kita sudah fase enggan makan daging.
Namun bagi rakyat miskin, konsumsi daging adalah hal yang tidak mereka jumpai tiap hari. Momen yang spesial buat mereka dan keluarganya
DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, di hari kurban ini, alhamdulillah, telah menyalurkan 403 ekor sapi kami distribusikan ke Kantor Kantor DPC PDI Perjuangan se Jawa Timur, Lembaga pendidikan Pesantren, Masjid, ormas keagamaan dan Tokoh Masyarakat.













