“Perkuat kolaborasi dengan Gereja Katolik dan pemerintah daerah di Banten. Ini jalan utama untuk konsolidasi internal maupun eksternal masyarakat Katolik di Banten,” tegas Gusma.
Ia menegaskan, sebagai kader Pemuda Katolik harus bisa proaktif untuk terlihat dan memberi dampak nyata. Dekatkan diri dengan Gereja Katolik Banten sehingga tahu kebutuhan Gereja, dan bisa memberi dampak nyata.
Vikaris Episkopal Keuskupan Agung Jakarta, Romo Yosep Edi Mulyono SJ, berpesan agar dalam menjalankan program-program kerjanya, Pemuda Katolik Banten perlu memperhatikan Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta.
“Pastikan agar Pemuda Katolik tetap berpedoman pada Arah Dasar Keuskupan Agung Jakarta. Ini amanah kita bersama dan menjadi spirit hidup menggereja di Jakarta dan Banten,” pesan Romo Edi Mulyono.
Mewakili Pemerintah Daerah Banten, Wakil DPRD Provinsi Banten, Yudi Budi Wibowo mengatakan, pemerintah daerah Banten tentu sangat mendukung niat baik Pemuda Katolik Banten untuk menyebarkan semangat positif kepada Gereja Katolik dan masyarakat. “Karena itu, sinergi dan komunikasi yang sudah berlangsung baik ini terus dijaga dan ditingkatkan ke depan,” ujarnya.
Acara pelantikan Pengurus Pemuda Katolik Komda Banten ini juga dihadiri oleh Penasehat Awam dan Anggota DPR RI, Yulius Setiarto, Perwakilan Kesbangpol Provinsi Banten, Ade Lutfi, Kepala Kampus Ministry Atma Jaya, FX Sunar Wibowo, dan sejumlah mitra strategis Pemuda Katolik Komda Banten.












