SURABAYA-Pemerintah Kota Surabaya menawarkan strategi khusus untuk meningkatkan nilai investasi di Kota Pahlawan, Jawa Timur, salah satunya melalui sinergitas dengan para pelaku usaha transportasi logistik.
Bahkan berkomitmen mengakomodasi kebutuhan pelaku usaha, terutama pada sektor usaha di bidang transportasi yang kini nilai investasinya terus naik.
“Salah satu strategi khusus menggelar sebuah forum yang mempertemukan asosiasi usaha dengan para stakeholder dan instansi terkait,” kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Kota Surabaya, Nanis Chairani, di Surabaya, Jumat, (11/10/2019).
Forum tersebut mendiskusikan pemecahan masalah yang menjadi faktor penghambat pelaku usaha di bidang logistik. Usaha di bidang logistik mempunyai peranan yang sangat penting berhubungan dengan peluang investasi di Surabaya.
Apalagi, lanjut dia, pada 2019, persentase sektor usaha di bidang transportasi darat terus merangkak naik. Bahkan, sebelumnya dari posisi empat naik ke urutan tiga. Data bulan Januari sampai September 2019, investasi sektor transportasi darat mencapai Rp3,3 triliun.
Sementara sektor jasa konstruksi, lanjut dia, berada di urutan kedua, dengan nilai Rp12,8 triliun. Sedangkan pada urutan pertama, masih didominasi perdagangan, dengan nilai investasi mencapai Rp14,5 triliun.














