JAKARTA,BERITAMONETER.COM – PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) selama sembilan bulan pertama tahun ini,membukukan laba bersih Rp33,73 miliar atau meningkat 26 persen (y-o-y), meskipun penjualan mengalami penurunan 5,69 persen.
Berdasarkan laporan keuangan PMUIuntuk periode berakhir 30 September 2025 yang dikutip Selasa (4/11) emiten anyar milik pengusaha Rudy Susanto Wijaya Kaswan ini mencatatkan penjualan Rp2,82 triliun atau menurun 5,69 persen dibandingkan dengan capaian di 9M24 yang sebesar Rp2,99 triliun.
Seiring dengan penurunan nilai penjualan tersebut, beban pokok penjualan yang dicatatkan PMUI di periode Januari-September 2025 terpantau lebih rendah 5,71 persen (y-o-y) menjadi Rp2,64 triliun.
Dengan demikian, laba bruto di 9M25 menjadi Rp184,47 miliar atau terkoreksi tipis 0,74 persen (y-o-y).
Dalam tiga kuartal pertama di 2025, laba usaha PMUI tercatat Rp51,79 miliar atau meningkat 16,83 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba sebelum pajak penghasilan di 9M25 melonjak 22,59 persen (y-o-y), terutama dikarenakan perseroan berhasil menekan beban penjualan, umum dan administrasi (SGA) di periode Januari-September 2025.
Dengan adanya beban pajak penghasilan (neto) per Kuartal III-2025 yang sebesar Rp9,94 miliar, maka laba periode berjalan di 9M25 menjadi Rp35,92 miliar atau meningkat 22,97 persen (y-o-y).












