JAKARTA, BERITA MONETER.COM – Kinerja keuangan PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sepanjang semester I 2025 belum pulih. Bahkan lebih berat dibandingkan periode yang sama tahun 2024.
Menurut laporan keuangan COCO, dikutip Kamis (09/10/2025), terungkap, penjualan bersih COCO tercatat sebesar Rp73,16 miliar di semester I 2025. Hasil ini turun 8,94% dari Rp80,34 miliar di semester I 2024.
Seiring penjualan, beban pokok penjualan COCO juga turun 12,58% dari Rp79,56 miliar menjadi Rp69,55 miliar. Hal ini mampu mendorong laba bruto COCO melambung sebesar 359,16%, dari Rp785,54 juta per Juni 2024 menjadi Rp3,609 miliar per Juni 2025.
Akan tetapi, COCO terbebani oleh beban operasi yang melejit menjadi Rp59,132 miliar dari Rp50,526 juta per Juni 2024. Beban umum dan admnistrasi COCO juga meningkat dari Rp11,73 miliar menjadi Rp14,76 miliar. Akibatnya, rugi usaha COCO membengkak 413,84%, dari Rp14,16 miliar per Juni 2024 menjadi Rp72,76 miliar per Juni 2025.
Dari uraian di atas, Perseroan mencatat rugi bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp82,54 miliar (Rp92,75 per saham), meningkat 154,13% dari Rp32,48 miliar (Rp36.50 per saham) per Juni 2024.
Dari sisi neraca keuangan, total aset COCO turun 13,68% dari Rp439,77 miliar per 31 Desember 2024 menjadi Rp379,59 miliar per 30 Juni 2025. Sementara total liabilitas COCO naik 6,24% dari Rp341,70 miliar menjadi Rp363,01 miliar per 30 Juni 2025. Perseroan mengumpulkan ekuitas sebesar Rp16,58 miliar per 30 Juni 2025, merosot 83,09% dari Rp98,07 miliar per 31 Desember 2024.












