ADVERTISEMENT
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
  • Login
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Berita Moneter
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
  • KEUANGAN
  • MAKROEKONOMI
  • NASIONAL
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
Home Investasi

Pensiun: Perencanaan Income Saat Tak Lagi Produktif

Lita Reporter : Lita
23 Jul 2025, 11 : 56 PM
2.9k 221
0
Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Freddy Tedja

Head of Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia, Freddy Tedja

3.2k
SHARES
6.3k
VIEWS
ADVERTISEMENT

JAKARTA – Angkatan kerja di Indonesia tercatat cukup tinggi, menurut proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2025, 52,4% dari total 278 juta penduduk Indonesia telah memiliki pekerjaan.

Sayangnya, kurang dari 20% pekerja Indonesia dilindungi manfaat pensiun, baik yang melalui BPJS Ketenagakerjaan maupun dari perusahaan swasta yang disebut DPLK atau DPPK.

Fakta ini cukup rendah jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga sekawasan seperti Singapura yang mencapai 100%, Malaysia >65%, Thailand >40%, atau Vietnam yang berada di sekitar 35%*.

BacaJuga :

Karya Permata Inovasi Indonesia Divestasi 8,07% Saham Diamond Citra (DADA) Senilai Rp40,2 Miliar

Kurangi Porsi Kepemilikan, Pengendali Lepas 3% Saham ARKO

Scroll untuk lanjutkan membaca.

“Fakta lain yang tak kalah pelik adalah bahwa di antara mereka yang sudah memiliki manfaat pensiun, ternyata income replacement rate atau penghasilan pensiun yang akan didapatkan dari manfaat pensiun yang sedang dirintis saat ini hanya mencapai 10-15% jauh dari standar layak yang ditetapkan International Labour Organization (ILO) di angka 40%* dari pendapatan saat ini. Artinya pekerja yang menerima gaji Rp5 juta per bulan saat ini, saat pensiun nanti hanya mampu menghasilkan Rp500 – Rp750 ribu per bulan”, ungkap Freddy Tedja,Head of Investment Specialist, PT Manulife Aset Manajemen Indonesia.

Menurut Freddy, masa pensiun bisa jadi menjadi masa yang sulit jika persiapannya tak mumpuni. Di sisi lain, persiapan pensiun yang matang pun harus dibarengi dengan pengelolaan uang pensiun yang tepat, agar pemenuhan kebutuhan selama pensiun tetap terpenuhi.

Lalu bagaimana mengelola uang pensiun?

Stabilitas adalah kunci

Hidup di masa pensiun dan di masa produktif tentu berbeda.

Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah menurunnya kapasitas menghadapi risiko fluktuasi pendapatan.

Saat masih produktif ketidakstabilan pendapatan bisa diatasi dengan beragam solusi, namun di saat pensiun opsinya menjadi lebih terbatas.

Freddy berpendapat bahwa income dalam jumlah stabil dan lebih pasti harus menjadi andalan para pensiunan, bukan mengandalkan income yang mengandung banyak pertaruhan seperti bisnis atau instrumen-instrumen fluktuatif.

Ia juga menambahkan, pendapatan pensiun yang stabil sangat penting untuk menjamin keamanan finansial dan ketenangan diri di masa tua.

Setelah tidak lagi bekerja, seseorang tidak lagi menerima income rutin, sementara kebutuhan sehari-hari seperti makanan, tempat tinggal, layanan kesehatan, dan tagihan tetap harus dipenuhi.

Tanpa sumber pendapatan yang dapat diandalkan, para pensiunan bisa kesulitan memenuhi kebutuhan dasar, yang berpotensi menyebabkan stres finansial dan penurunan kualitas hidup.

Pendapatan yang konsisten memungkinkan pensiunan untuk mempertahankan gaya hidup mereka dan merencanakan pengeluaran dengan lebih percaya diri karena mereka tahu kebutuhan mereka akan tetap terpenuhi.

Selain itu, pendapatan yang stabil di masa pensiun mendukung perencanaan keuangan jangka panjang dan menjaga kemandirian.

Hal ini mengurangi ketergantungan pada anggota keluarga atau bantuan sosial, sehingga martabat dan otonomi tetap terjaga.

Dengan harapan hidup yang semakin panjang, banyak pensiunan yang punya peluang hidup hingga 20 tahun atau lebih setelah berhenti bekerja, sehingga sangat penting memiliki pendapatan yang berkelanjutan serta mampu beradaptasi dengan inflasi.

Baik melalui tabungan, deposito, maupun hasil investasi, pendapatan yang stabil memastikan bahwa masa tua dapat dijalani dengan aman dan bebas dari kekhawatiran.

Gandeng profesional untuk pengelolaan yang tepat

Penting menghasilkan income rutin per bulan, membuat pensiunan tak boleh salah langkah dalam mengelola bekal pensiunnya.

Opsi bergandengan dengan para profesional di bidangnya seperti Manajer Investasi bisa dipertimbangkan.

Manajer Investasi memiliki pengalaman serta lisensi-lisensi yang dibutuhkan untuk mengelola dana masyarakat.

Salah satu produknya seperti reksa dana mempersembahkan racikan puluhan saham dan obligasi dengan risiko yang dikendalikan secara terus menerus.

Saat ini sudah ada produk reksa dana yang dilengkapi fitur Pembagian Hasil Investasi atau dividen sebagai solusi untuk menjawab kebutuhan income rutin per bulan para pensiunan.

Bahkan Reksa Dana Manulife melakukan inovasi dengan menawarkan produk reksa dana dengan fitur dividen terprediksi, yang membayarkan dividen dalam jumlah tetap secara reguler.

“Dengan meningkatnya harapan hidup dan tantangan ekonomi di masa depan, akan sangat ideal jika program pensiun dari pemerintah dan pemberi kerja dilengkapi dengan rencana pensiun pribadi yang sudah direncanakan sedini mungkin. Melalui kombinasi program pensiun di atas disertai instrumen investasi yang tepat, seperti reksa dana dengan distribusi pendapatan, peluang membangun fondasi keuangan yang lebih kuat untuk hari esok sangat terbuka”, pungkas Freddy.

Tags: Freddy TedjaManajer InvestasipensiunReksa Dana Manulife
Share1290Tweet806SendSharePin290Share226
Berita Sebelumnya

WIKA Beton Raih Kontrak Baru Rp2,10 Triliun

Berita Selanjutnya

Weekend at Parapuar Cultural Hills X PENTAS Siap Digelar Kembali di Parapuar

Berita Terkait

DADA Yakin Capaian di 2023 Kembali Pulih Seperti Masa Sebelum Pandemi
Investasi

Karya Permata Inovasi Indonesia Divestasi 8,07% Saham Diamond Citra (DADA) Senilai Rp40,2 Miliar

13 Jan 2026, 6 : 35 PM
Ekspansi Bisnis, Dua Anak Usaha Arkora Hydro Dirikan Arkora Hydro Kalimantan
Investasi

Kurangi Porsi Kepemilikan, Pengendali Lepas 3% Saham ARKO

13 Jan 2026, 6 : 20 PM
BSML Gelar Right Issue 400 Juta Saham pada Triwulan III 2024
Investasi

Bintang Samudera (BSML) Jual Satu Unit Kapal Tug Boat Senilai Rp10,5 Miliar

13 Jan 2026, 9 : 46 AM
Hingga Maret, APBN 2024 Surplus Rp 8,1 Triliun
Investasi

Divestasi 4% Kepemilikan Saham FOLK, Sumber Garam Pratama Raih Untung Rp11,84 Miliar

12 Jan 2026, 8 : 08 PM
Saham Xolare Dibuka Menguat 34,55%
Investasi

Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Perseroan di Harga Rp121 per Unit

12 Jan 2026, 6 : 59 PM
AALI Siap Bagikan Sisa Dividen ke Investor Publik Senilai Rp 64,51 Miliar
Investasi

Lego 1,37% Saham Folago Global (IRSX), Investindo Buana Ultima Untung Rp53 Miliar

12 Jan 2026, 6 : 09 PM
Berita Selanjutnya
Weekend at Parapuar Cultural Hills X PENTAS Siap Digelar Kembali di Parapuar

Weekend at Parapuar Cultural Hills X PENTAS Siap Digelar Kembali di Parapuar

Puan: Jangan Pernah Khianati Rakyat dan Negara!

Puan: Jangan Pernah Khianati Rakyat dan Negara!

Saatnya WTO Membuktikan Diri Untuk Kepentingan Internasional

Saatnya WTO Membuktikan Diri Untuk Kepentingan Internasional

Berita Populer

  • DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    DNIKS Minta Presiden Prabowo Prioritaskan Program Kesejahteraan Sosial Pada 2026

    3267 shares
    Share 1307 Tweet 817
  • Tambah Investasi, Bos SOLA Serok 250.000 Saham Perseroan di Harga Rp121 per Unit

    3250 shares
    Share 1300 Tweet 813
  • Tambah Kepemilikan, Direktur EXCL Borong 30.000 Saham Perusahaan

    3249 shares
    Share 1300 Tweet 812
  • Dalam RUPS Akhir Januari 2026, Multitrend Indo (BABY) Minta Restu Right Issue

    3253 shares
    Share 1301 Tweet 813
  • Triniti Dinamik (TRUE) Gelar Private Placement 10% Saham dari Modal Disetor

    3244 shares
    Share 1298 Tweet 811

Opini

Habiskan Dana US$10 Juta, Archi Indonesia (ARCI) Eksplorasi Tambang Emas di Sulawesi Utara

Habiskan Dana US$10 Juta, Archi Indonesia (ARCI) Eksplorasi Tambang Emas di Sulawesi Utara

14 Jan 2026, 9 : 56 AM

13 Jan 2026, 8 : 39 PM
OJK Cabut Izin Usaha PT Rindang Sejahtera Finance

OJK Dorong Keterbukaan Informasi dan Penguatan Pengawasan Pasar Modal Melalui KSEI

13 Jan 2026, 7 : 24 PM
Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1,667 Juta per Gram

ANTAM Luncurkan Emas Batangan Tematik Imlek “Year of the Horse”

13 Jan 2026, 7 : 00 PM
IHSG Berpotensi Menguat Tipis

IHSG Menguat 0,72% ke 8.948,303 Diungkit Saham BBCA, TLKM, BBRI, BMRI dan ASII

13 Jan 2026, 5 : 03 PM
Suar News
Facebook Twitter Instagram TikTok Telegram
Berita Moneter

BERITAMONETER.COM menjadi portal berita yang paling terdepan hadir diruang kerja anda dengan menyuguhkan berita akurat yang sangat diperlukan bagi para pengambil kebijakan.
© 2024 - ALL RIGHTS RESERVED.

REDAKSI KAMI

Ruko Vinewood Residence 2, Jl. Moch. Kahfi II, RT.9/RW.5, Srengseng Sawah, Kec. Jagakarsa, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12640

TENTANG KAMI

  • About
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • IKLAN Advertorial
  • REDAKSI
  • indeks
  • Feed

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.

Selamat Datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Lupa Kata Sandi?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • HOME
  • BURSA
    • Hot News
    • Saham
    • Pasar Modal
  • KEUANGAN
    • Asuransi
    • Bank
    • Bank Syariah
    • Koperasi
    • Kurs
    • Kripto
  • MAKROEKONOMI
    • Energi
    • Perdagangan
    • Investasi
    • Industri
    • Pariwisata
    • Properti
    • i-Tech
    • Travel
  • NASIONAL
    • Politik
    • Hukum
    • Regional
    • Pendidikan
    • Sosial
    • Budaya
    • Opini
  • OTOMOTIF
  • EQUIPMENT
  • LAINNYA
    • Interview
    • Olahraga
    • Profile
    • Celebrity

© 2024 Berita Moneter - Berita Tentang Moneter Terlengkap Dan Terkini BeritaMoneter.Com.