Sementara itu, nilai pembiayaan baru yang disalurkan oleh unit usaha ASII yang fokus pada pembiayaan alat berat meningkat sebesar 88 persen (y-o-y) menjadi Rp6,7 triliun. Kontribusi laba bersih dari divisi ini meningkat 85 persen menjadi Rp74 miliar.













