Dia mengatakan, maraknya pemanfaatan credit scoring perlu memastikan penggunaan data berkualitas dan memadai, berasal dari sumber terpercaya, serta didukung oleh metodologi teruji, sehingga profil debitur yang dihasilkan dapat menggambarkan kondisi yang sebenarnya.
“Masyarakat juga diimbau untuk lebih berhati-hati dalam melakukan pengecekan credit scoring pribadi, agar tidak dirugikan dalam proses pengajuan kredit,” ujarnya.














