JAKARTA-Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta Satuan Tugas (Satgas) Percepatan dan Efektivitas Pelaksanaan Paket Kebijakan Ekonomi agar dalam rangka upaya mempercepat dan mengefektifkan kebijakan ekonomi harus difokuskan kepada paket-paket deregulasi.
Berbicara mewakili Presiden Joko Widodo membuka rapat paripurna tersebut, Wapres mengingatkan, agar jangan sampai Satgas menyederhanakan peraturan dengan terlalu banyak peraturan. Untuk itu, diseminasi informasi dan penjelasannya lebih meluas. “Jangan melupakan kebijakan-kebijakan yang lain dan membatasi diri kepada paket-paket deregulasi yang ada,” pinta Wapres di Ruang Graha Sawala Gedung Ali Wardhana Kantor Kementerian Koordiantor Bidang Perekonomian, Jakarta, Selasa (28/6).
Rapat paripurna ini digelar untuk memastikan 12 Paket Kebijakan Ekonomi yang telah diluncurkan sejak 9 September 2015 lalu, berjalan dengan baik
Adapun yang berkaitan dengan reform, Wapres mengingatkan agar kebijakan yang dikeluarkan lebih komprehensif dari hulu ke hilir di setiap bidang.
Sementara itu, Darmin Nasution menjelaskan, adanya Satgas ini atas perintah presiden sebagaimana tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 12 tahun 2015. Inpres itu sebetulnya memprediksi, mendahului, atau memperkirakan bahwa paket-paket kebijakan yang dilakukan sejak 2015 memerlukan sosialisasi, diuraikann, disampaikan kepada pasar dan kepada masyarakat. “Kemudian pasti juga paket-paket yang banyak itu, mesti nanti ada satu-dua yang agak terlambat diterbitkan dan juga paket-paket itu perlu dievaluasi dan dikaji efektivitasnya, dan dampaknya kedalam perekonomian,” jelas Darnin.














