JAKARTA – Keberpihakan pemerintah terhadap kestabilan harga di produsen pangan dalam negeri ditunjukkan melalui komitmen penyerapan yang mengutamakan produksi lokal.
Terhadap adanya kelesuan lelang gula di tingkat petani sehabis panen raya ditindaklanjuti dengan penyerapan gula petani dengan pelibatan PT Danantara Asset Management (Persero)/Danantara melalui ID FOOD Group.
“Terima kasih kepada Bapak Rosan Roeslani dan Bapak Doni Oskaria dari Danantara yang sudah memberikan financing kepada ID FOOD untuk menyerap gula petani dari petani tebu rakyat. Ini sesuai dengan harapan Bapak Presiden Prabowo untuk selalu membantu para petani kita,” kata Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi di Jakarta pada Senin (1/9/2025).
Dalam hal ini, NFA mendukung skema penyerapan tersebut yang menerapkan shareholder loan kepada ID FOOD, sehingga dapat mengutamakan business to business (B2B).
Tidak lagi skema Penyertaan Modal Negara (PMN) seperti sebelumnya.
“Jadi anggaran yang diberikan dan dibantu oleh Danantara kepada ID FOOD untuk menyerap gula petani sudah tersedia. Sampai saat ini sudah berjalan. Bertahap secara B2B,” jelas Arief dalam wawancara cegat di Kementerian Koordinator Bidang Pangan.














