Sigit mengingatkan pemerintah agar segera bisa memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak. Sebab ketidakpastian pada kenaikan harga BBM bersubdisi kembali menekan nilai tukar rupiah. “Saya ingat waktu acara di IBEX kami ingatkan pemerintah apakah kenaikan bbm mau naik atau tidak, pelemahan ini kan dampak ketidakpastian,” imbuh dia.
Sigit menambahkan, selain karena dampak ekonomi global. Kondisi ekonomi di tanah air juga sangat berpengaruh pada kestabilan nilai tukar. “Saya minta sih segera putuskan kenaikan harga, karena kalau tidak pasar akan terus merespon,” tukas Sigit.
Lebih lanjut Sigit menambahkan, tekanan nilai tukar juga akan berdampak pada tingginya biaya operasi moneter BI. “Ini yang menyebabkan tergerusnya cadangan devisa (cadev) kita,” imbuh dia.
Sigit mengaku sudah meminta secara resmi ke pemerintah agar segera mengambil kepututsan mengenai kenaikan harga BBM. Dimana pernyataan ini dikatakan saat menyampaikan sambutan pada pembukaan Indonesia Banking Expo (IBEX) 2013. “Permintaan bankir sebagai pelaku industri perbankan kepada pemerintah, khususnya terkait dengan persoalan subsidi BBM. Dengan adanya kepastian soal kenaikan harga BBM, maka kerja keras pemerintah selama ini bisa terealisasi. Namun sebaliknya, jika seperti saat ini, masih dalam ketidakpastian,” pungkas Sigit.














