JAKARTA – PT Provident Investasi Bersama Tbk (PALM) berencana menerbitkan Obligasi Berkelanjutan II Tahap IV Tahun 2025 senilai Rp612,205 miliar. Penawaran obligasi kepada investor pada 7 dan 10 Februari 2025. Penjatahan dan distribusi obligasi secara elektronik pada 11 dan 13 Februari 2025. Pencatatan obligasi PALM di Bursa Efek Indonesia pada 14 Februari 2025.
Direksi PALM dalam prospektus tambahan rencana penawaran umum obligasi yang disampaikan kepada investor di Jakarta, Jumat (24/1/2025) mengemukakan, obligasi tersebut di atas merupakan bagian dari penawaran umum Obligasi Berkelanjutan II PALM senilai total Rp5 triliun.
Obligasi PALM seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp353,530 miliar memiliki bunga tetap 8,25% per tahun dan tenor 367 hari, dan seri B senilai Rp258,675 miliar berjangka waktu tiga tahun dengan bunga tetap sebesar 9,75% per tahun.
Bunga obligasi PALM dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 13 Mei 2025, sedangkan pembayaran bunga terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi, masing-masing dilakukan pada tanggal 20 Februari 2026 untuk obligasi seri A dan tanggal 13 Februari 2028 untuk seri B.
Seluruh dana hasil Penawaran Umum Obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan oleh Perseroan untuk melakukan pembayaran dipercepat atas pokok utang Perseroan kepada United Overseas Bank Limited (Bank UOB) berdasarkan Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir sebesar US$75 juta tanggal 31 Agustus 2023, sebagaimana terakhir diubah dengan Perjanjian Amendemen dan Pernyataan Kembali Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir US$135 juta tanggal 30 Mei 2024 antara Perseroan sebagai peminjam dan Bank UOB sebagai pemberi pinjaman dan arranger (“Perjanjian Fasilitas Kredit Bergulir Bank UOB”).













