Di sisi lain, impor Indonesia dari Rusia menunjukkan pertumbuhan 22,24 persen 2019–2023.
Adapun impor utama Indonesia dari Rusia pada 2023 meliputi batu bara bituminus senilai USD 495,6 juta, besi baja USD 389,6 juta, pupuk USD 338,1 juta, serealia USD 274,8 juta, dan asbestos USD 45,03 juta.
Dalam kesempatan tersebut, Jerry juga mengundang seluruh eksportir Rusia untuk menghadiri Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 akan akan digelar pada 9–12 Oktober 2024 mendatang.
“Tema TEI ke-39 adalah “Build Strong Connection with The Best of Indonesia. Tema ini bertujuan membangun hubungan yang kuat dan langgeng antara pelaku usaha Indonesia dan mitra di seluruh dunia, termasuk Rusia. Kami berharap, pelaku usaha Rusia dapat memanfaatkan momentum tersebut untuk menjalin hubungan yang saling menguntungkan dengan pelaku usaha Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, TEI ke-38 tahun lalu mencatatkan transaksi USD 30,5 miliar dari 2.961 buyer dari 115 negara.
Sebanyak 1.234 ekshibitor dan lebih dari 38 ribu pengunjung hadir dalam TEI ke-38 2023.














