JAKARTA – Harga saham PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) yang dicatatkan dan mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (09/7/2024), hingga pukul 12.07 WIB, naik Rp52 (34,7%) menjadi Rp202, dari harga penawaran perdana atau initial public offering (IPO) sebesar Rp150 per saham.
Menurut data RTI, hingga waktu tersebut, saham GUNA berada di level Rp202 per unit.
Volume perdagangan saham GUNA di Pasar Reguler BEI mencapai 18,85 juta unit senilai Rp3,81 miliar dengan frekeunsi perdagangan sebanyak 4.343 kali.
Menurut pengumuman BEI, sebanyak 2,5 miliar saham GUNA bernominal Rp100 per unit itu dicatatkan di BEI pada Selasa (09/7/2024). Jumlah ini terdiri atas 2 (dua) miliar unit saham pendiri dan sebanyak 500 juta saham IPO.
Saham GUNA dicatatkan di Papan Pengembangan BEI.
Menurut Ivan Cokro Saputra, Direktur Utama GUNA, harga IPO dipatok Rp150 per lembar saham, sehingga GUNA berhasil memperoleh dana segar sebesar Rp75 miliar.
Pada aksi korporasi ini Perseroan juga telah menggandeng PT Panin Sekuritas Tbk sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Efek.
“Seluruh dana yang diperoleh dari IPO ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan digunakan oleh Perseroan untuk modal kerja (operational expenditure) Perseroan, seperti untuk pembiayaan kebutuhan operasional Perseroan, antara lain untuk pembelian bahan baku kacang almond dan kacang tanah,” katanya dalam seremoni listing GUNA di Jakarta, Selasa (09/7/2024).













