Senior Manajer Humas Edy Kuswoyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menyebutkan tercatat ada dua titik longsor di jalur lintas Bogor – Sukabumi yang mengganggu perjalanan KA.
Dua titik tersebut, yakni di petak jalan Cigombong-Cicurug pada kilometer 20+7/8 dan di petak jalan Batu Tulis-Maseng pada kilometer 13+8/9. “Longsornya tanah ditengarai diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor dan sekitarnya,” katanya.
Untuk menangani gangguan tersebut, PT KAI Daop 1 Jakarta telah menerjunkan tim. “Saat ini masih dalam penanganan unit terkait. Kami terus berusaha untuk meminimalisir terganggunya perjalanan kereta api di lintas Bogor-Sukabumi,” kata Edy.
Kejadian tersebut mengakibatkan terganggunya perjalanan KA, sehingga dilakukan pembatalan sejumlah KA dan pemotongan relasi KA.
Lintas Bogor – Sukabumi sendiri tiap harinya dilalui 10 perjalanan KA, terdiri dari enam KA penumpang, dan empat KA angkutan barang. Pembatalan dan pemotongan relasi KA dilakukan PT KAI Daop 1 Jakarta sampai jalur tersebut dinyatakan aman dan dapat dilalui oleh KA.
PT KAI Daop 1 Jakarta meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat dibatalkannya perjalanan KA lintas Bogor – Sukabumi. “Bagi masyarakat disarankan untuk menggunakan moda transportasi lainnya,” katanya.











