JAKARTA – DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun Presiden Indonesia ke-IV KH Abdurahman Wahid di Jakarta, Selasa (22/12).
Haul Gus Dur ke-6 ini digelar guna menghadirkan kembali spirit Gus Dur dalam membela kaum lemah dan kaum tertindas.
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar berharap spirit yang diperjuangkan Gur Dur mesti diteruskan. Karena nilai dan semangat itu masih sangat relevan di tengah kondisi kehidupan berbangsa saat ini.
“Semangat berdemokrasi, semangat penuh toleransi, semangat pluralisme, harus tetap tumbuh subur dalam kehidupan berbangsa ini. Gus Dur telah memberi jalan dan warna dalam kehidupan berbangsa ini,” kata Muhaimin di Kantor DPP PKB, Jakarta, Selasa (22/12).
Menurutnya, demokrasi dan toleransi menjadi semangat yang terus bergelora saat ini. Ini merupakan salah satu buah dari perjuangan Gus Dur dalam menumbukan kehidupan berdemokrasi di muka Indonesia.
“Salah satu semangat demokrasi yang diperjuangkannya adalah pilpres (pemilihan presiden) langsung,” tandasnya.
Cuma sayangnya, cerita Cak Imin ini, untuk mengembangkan demokrasi, Gus Dur mendapat banyak tantangan dari internal Nahdlatul Ulama (NU) sendiri. Banyak kyai-kyai sepuh yang menolak prinsip demokrasi.












