“Kami melihat semakin lancarnya distribusi barang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal,” tambahnya.
Saat ini, ASDP melayani lintasan penyeberangan di wilayah Tual dengan tiga kapal ferry, yakni KMP Lobster, KMP Tanjung Madlahar, dan KMP Erana. Rute yang dilayani mencakup Tual-Dobo, Dobo-Benjina, Tual-Kur, hingga Tual-Kaimana, yang menghubungkan wilayah-wilayah terpencil dengan pusat distribusi dan pariwisata.
ASDP mencatat bahwa sejak Januari hingga Agustus 2024, perusahaan telah melayani 16.272 penumpang dan 1.932 kendaraan, sebagian besar kendaraan roda dua.
Dengan semakin berkembangnya akses penyeberangan ini, diharapkan perekonomian Tual dan daerah sekitarnya akan terus meningkat.
ASDP optimistis bahwa peningkatan konektivitas antar pulau akan memberikan dampak positif bagi sektor-sektor strategis seperti pariwisata, perdagangan, dan distribusi bahan pokok, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kawasan ini.














