Adapun, compact power plant untuk penambahan kapasitas Proyek Salak Unit 7, single flash technology dengan efisiensi tinggi dan integrated control system untuk meningkatkan efisiensi penggunaan uap, serta efisiensi operasional pada penambahan kapasitas Proyek Wayang Windu Unit 3.
Melalui proyek tersebut, jelas Hendra, BREN memperkuat peran sebagai mitra strategis pemerintah mewujudkan target bauran energi terbarukan 23% pada 2025 dan mendorong percepatan pembangunan energi berbasis energi terbarukan yang berkelanjutan.
Seperti diketahui proyek-proyek yang diresmikan meliputi:
1. Salak Binary, dengan total investasi sebesar USD 45.5 juta, total kapasitas terpasang 16.6 MW yang telah COD pada Februari 2025 lalu
2. Wayang Windu Unit 3, dengan total investasi sebesar USD 106.3 juta, total kapasitas 30 MW dengan proyeksi Commercial Operation Date (COD) pada Desember 2026
3. Salak Unit 7, dengan total investasi sebesar USD 133 juta, total kapasitas 40 MW dengan proyeksi COD pada Desember 2026
Retrofitting:
1. Salak Unit 4, 5, dan 6, dengan total investasi USD 23 juta, total kapasitas 7,2 MW dan proyeksi COD pada Agustus 2025
2. Wayang Windu Unit 1 dan 2, dengan total investasi USD 57 juta, total kapasitas 18,4 MW dengan proyeksi COD pada Januari 2026.













