Data yang ada menunjukkan pengembangan sektor industri yang tidak merata terlihat dari sebaran kawasan industri. Saat ini Indonesia memiliki 74 kawasan industri yang beroperasi, 55 di antaranya berlokasi di Pulau Jawa. Area yang digunakan mencapai 76% dari total luas kawasan industri di Indonesia. Dari jumlah tersebut, konsentrasi terbesar di Provinsi Jawa Barat 44% dari total luas kawasan 28.526 hektar. Karenanya penyebaran industri melalui pembangunan kawasan industri sangat penting mengingat peran kawasan industri yang sangat strategis.
“Melalui percepatan pertumbuhan pengusaha daerah, banyak persoalan yang bisa ikut diselesaikan. Antara lain, akan membuka lapangan kerja di masing-masing daerah. Ini bisa mengurangi arus urbanisasi yang menimbulkan banyak masalah, mulai penyediaan perumahan, transportasi massal, hingga munculnya berbagai masalah sosial lain,” ungkap Rizal Ramli.
Lebih lanjut Rizal Ramli mengatakan, sudah saatnya pemerintah membuat kebijakan yang lebih berpihak kepada pengusaha daerah. Misalnya, untuk pembangunan proyek infrastruktur di daerah, sampai nilai tertentu berikan kesempatan pengusaha daerah. Pasalnya, tanpa preferensi, jika dibuka secara bebas, bisa dipastikan pengusaha daerah akan kalah di bidang SDM, teknologi, dan permodalan.















