Kedua, pada skala menengah, pemerintah perlu mengambil kebijakan untuk mendorong investasi dan ekspor.
Kedua hal itu adalah mesin pertumbuhan utama.
Untuk investasi, pemerintah musti konsisten menjalankan efisiensi perizinan, termasuk persoalan lahan yang sering menjadi masalah utama investasi.
Sementara itu dalam rangka meningkatkan ekspor, ada tiga hal pokok yang harus diperhatikan, yaitu menjaga ketersediaan bahan baku dan barang modal serta stabilitas harga barang modal pada harga internasional yang kompetitif, perluasan pasar ekspor, serta peningkatan ekspor jasa.
Pemerintah perlu memanfaatkan peluang dari penguatan ekonomi global dan stabilnya harga-harga komoditas.
Ketiga, pada skala jangka panjang, pemerintah musti mengobati masalah fundamentalnya dengan memperkuat kinerja ekonomi domestik.
Pada konteks itu, pemerintah musti mengobati masalah mendasar, yaitu ancaman _triple deficit.
Defisit Transaksi Berjalan (DTB) terjadi berturut-turut, diperkirakan pada tahun 2018 akan mencapai US$ 27,1 milyar atau 2,5 persen dari PDB dan pada tahun 2019 turun mencapai US$ 24,0 milyar atau 2,1 persen dari PDB.
Hal tersebut memberi konfimasi Indonesia semakin tergantung pada pinjaman valuta asing.














