Pertumbuhan ekspor furnitur Indonesia ke AS selama periode 2010-2014 mengalami peningkatan sebesar 5,56%. Nilai ekspor furnitur pada Januari-Mei 2015 tercatat senilai USD 285,98 juta atau meningkat 5,1% dibandingkan periode yang sama setahun lalu.
“Partisipasi ini diharapkan mampu menciptakan peluang pasar yang sangat besar di AS, sehingga eksportir Indonesia dituntut mampu menampilkan produk furnitur berdaya saing dengan kualitas terbaik, serta penampilan yang menarik,” ucapnya.
Untuk mendukung dan mempromosikan Paviliun Indonesia, kegiatan buyers night akan dilaksanakan pada hari kedua pelaksanaan pameran dengan mengundang 100 buyer potensial AS. Kegiatan ini merupakan hasil kerjasama antara Ditjen PEN dengan Atase Perdagangan Washington DC, ITPC LA, dan ITPC Chicago.














