Oleh karena itu, Najib mendesak agar aparat hukum, baik kepolisian dan lainnya saling bersinergi untuk memperketat distribusi BBM Pertalite agar tidak disalahgunakan.
“Perlu pengawasan ketat pihak-pihak terkait dan kesadaran dari masyarakat itu sendiri,” pungkasnya.
Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) Pertamax naik.
Hal ini dipicu oleh melonjaknya harga minyak mentah dunia yang telah menembus US$100 per barel.
“Pemerintah sudah putuskan, Pertalite jadi subsidi, Pertamax tidak. Jadi kalau Pertamax naik mohon maaf. Pertalite subsidi,” ungkapnya kemarin.
Dalam beberapa waktu terakhir, minyak mentah dunia memang meningkat tajam usai Rusia melancarkan invasi ke Ukraina sejak Kamis (24/2) lalu.
Oleh karena itu, minyak mentah Indonesia alias Indonesia crude price juga ikut terpengaruh.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik, dan Kerja Sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Pribadi mengatakan batas atas harga jual jenis BBM RON 92 di berbagai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) per Maret 2022 sebesar Rp14.526 per liter.
Sebagai perbandingan, harga Pertamax terbilang murah dibandingkan negara negara tetangga di Asia Tenggara. Menurut Global Petrol Prices, BBM nonsubsidi di beberapa negara di ASEAN masih lebih mahal.












