Penggunaan Flow2Max® juga memperkuat manajemen dan optimalisasi reservoir di setiap lapangan panas bumi, termasuk membantu mendeteksi dini potensi masalah teknis pada sumur. Inovasi ini dikembangkan dari riset studi doktoral oleh Manager Production and Operation Excellence PGE Mohamad Husni Mubarok, saat menempuh pendidikan di University of Auckland.
Manager Ops. Asset Management & Optimization PGE Jati Permana Kurniawan menambahkan PGE dan EDC sepakat untuk terus menjalin kerja sama strategis.
“Ke depan, kami berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi ini, tidak hanya implementasi teknologi, tetapi juga melalui pertukaran pengetahuan dan penguatan kapabilitas teknis guna mendorong kemajuan sektor panas bumi di tingkat global. Langkah ini juga sejalan dengan visi PGE untuk menjadi world leading geothermal producer sekaligus geothermal center of excellence,” ujar Jati Permana Kurniawan.












