JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) terus berkomitmen untuk mengoptimalkan potensi panas bumi nasional.
Melalui kick-off meeting, PGEO resmi mengeksekusi proyek pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lumut Balai Unit 3 berkapasitas 55 megawatt (MW). Pertemuan ini jadi titik awal pengembangan proyek melalui penguatan koordinasi berbagai fungsi terkait di PGEO.
Direktur Operasi PGEO Ahmad Yani dalam keterangan, Rabu 14 Januari 2026 mengatakan, Kick Off Meeting ini menjadi momentum penting untuk memastikan kesiapan seluruh aspek proyek, baik dari sisi teknis, perizinan, pendanaan, maupun pengelolaan risiko.
Menurut Yani, proyek yang berlokasi di WKP Lumut Balai, Sumatera Selatan ini ditargetkan beroperasi secara penuh (commissioning operation date/COD) pada tahun 2030.
Seiring dengan itu, papar Yani, PGEO juga membangun sinergi yang erat dengan para pemangku kepentingan eksternal, mulai dari pemerintah daerah, kontraktor, masyarakat sekitar, PLN, hingga instansi pemerintah terkait.
“Kolaborasi lintas disiplin dan fungsi ini diarahkan untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan proyek berjalan lancar dan selaras untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan,” kata Yani dalam keterangannya.












