Dwi mengatakan Blok Mahakam telah masuk di dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP). Oleh karena itu, dia menegaskan tidak ada lagi isu mengenai kesiapan teknologi, SDM, termasuk mengenai finansial. “Karena Blok Mahakam sudah masuk dalam RJPP, artinya Pertamina sudah mempersiapkan antisipasi-antisipasi yang diperlukan, termasuk masalah finansial. Apalagi, dengan status Blok Mahakam yang sudah berproduksi, kebutuhan investasi justru dapat diperoleh dari hasil produksi. Tentu saja, kami pun sudah menyiapkan rencana capex yang diperlukan nantinya,” pungkasnya.















