Meski ada penambahan stok yang signifikan, Rahedi mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam mengonsumsi energi.
Ia menegaskan agar warga tidak terpancing isu kelangkaan yang sering dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying. Belilah sesuai kebutuhan dan jangan menimbun. Pastikan juga penggunaan LPG tepat sasaran; LPG 3 Kg subsidi hanya untuk masyarakat kurang mampu, sementara masyarakat mampu kami arahkan menggunakan Bright Gas,” katanya.















