JAKARTA-Dalam mensinergikan kebutuhan industri dengan kapabilitas riset perguruan tinggi, PT Pertamina Lubricants menggandeng Universitas Pertamina (UP) untuk mengembangkan program kolaborasi dukungan penelitian dan jasa konsultasi yang memerlukan keahlian khusus.
“Saat ini, PT Pertamina Lubricants sedang melakukan perluasan bisnis industri kimia. Oleh karenanya kami membangun kerja sama dengan UP dalam pengembangan produk, pengembangan pasar, dan penyusunan strategi perbaikan proses bisnis,” kata Direktur Finance & Business Support Pertamina Lubricants Andre Herlambang, dalam keterangannya pada acara penandatanganan Perjanjian Kerja Sama secara daring Jumat (1/1/2021).
Lima tahun terakhir Indonesia dikatakannya menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan dalam bidang riset dan inovasi.
Pada tahun 2018, Indonesia menjadi negara di ASEAN dengan paten domestik tertinggi.
Diikuti dengan pencapaian pada tahun 2019 sebagai negara peringkat pertama di ASEAN dengan publikasi ilmiah internasional terbanyak.
Pencapaian ini perlu disinergikan dengan penguatan ekosistem riset dan inovasi di level industri.
Tujuannya, agar hasil riset dan inovasi dapat memberikan manfaat nyata untuk mendorong kemajuan bangsa.















