“Sustainability menjadi kata kunci di setiap DEB Pertamina di seluruh Indonesia. Kami hadir untuk masyarakat, menghadirkan energi sekaligus membuka jalan bagi peningkatan pendapatan mereka. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan,” ujar Rudi.
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, juga menekankan bahwa program DEB menjadi merupakan kontribusi Pertamina dalam mendukung transisi energi sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Program Desa Energi Berdikari bukan hanya menghadirkan energi ramah lingkungan, tetapi juga menjadi katalisator tumbuhnya ekonomi desa,” jelas Fadjar.
Turut hadir Kepala Cabang Dinas ESDM Regional IV Sumatera Selatan, Juhansyah, menyampaikan apresiasinya untuk Pertamina.
“DEB Pertamina tidak hanya memberikan kemandirian energi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, dan sejalan dengan target Net Zero Emission 2060,” jelas Juhansyah.
Pengembangan DEB di Sumatera Selatan difokuskan pada dua aspek utama.
Pertama, melalui penyediaan Energi Terbarukan – melalui standarisasi infrastruktur PLTMH (Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro) dan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya).
Kedua, Pemberdayaan Ekonomi Lokal – dengan mengoptimalkan produksi kopi, pertanian, perikanan, serta pengembangan ekowisata.















