Keberhasilan penggunaan Kartu Survey yang kini bertransformasi menjadi Fuel Card di Kota Batam, tidak terlepas dari dukungan penuh Pemkot Batam dan Pemprov Kep. Riau dengan diterbitkannya Surat Dukungan Implementasi Kartu Survey dari Disperindag ESDM Kota Batam serta Surat Edaran Walikota Batam mengenai pengaturan penggunaan BBM Bersubsidi di Kota Batam. “Dengan dukungan semacam itu, penggunaan Fuel Card dapat berjalan dengan baik dan memberikan hasil yang optimal di tempat lainnya,” jelasnya.
Fuel Card dapat menjadi salah satu contoh model penerapan distribusi BBM bersubsidi secara tertutup. Dengan Fuel Card, data transaksi BBM bersubsidi terekam sehingga dapat membantu pemerintah dalam upaya memonitor dan memastikan BBM bersubsidi tepat sasaran, di mana terdapat batasan pembelian harian sesuai dengan peraturan yang ditetapkan pemerintah daerah. “Fuel Card ini tidak dapat dipalsukan atau digandakan secara illegal,” urainya.
Peluncuran Fuel Card kerjasama antara Pertamina dan Bank BRI ini merupakan kontribusi nyata kedua perusahaan untuk ikut mendorong penerapan Gerakan Non-Tunai yang selama ini telah dicanangkan oleh Bank Indonesia. Direktur Bisnis Konsumer Bank BRI A. Toni Soetirto mengatakan bahwa Peluncuran Kartu Uang Elektronik ini sebagai bentuk peningkatan layanan Prima BRI kepada nasabah yang menggunakan BBM Bersubsidi serta ikut mendorong penggunaan BBM yang efektif dan efisien melalui transaksi tanpa uang tunai. Konsumen dapat dilayani untuk melakukan pengisian ulang di seluruh SPBU setempat dan di Kantor Cabang atau ATM BRI tanpa harus memiliki rekening Bank BRI.












