Lebih lanjut dia mengatakan pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III-2014 (y-on-y) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah provinsi Papua Barat naik 23,05 persen, provinsi Sumatera Barat naik 16,12 persen, dan provinsi Nusa Tenggara Barat naik 15,44 persen. Provinsiprovinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah provinsi Banten turun 7,22 persen dan provinsi Jawa Barat turun 0,66 persen. “Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang triwulan III-2014 (q-to-q) pada tingkat provinsi yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah Provinsi Kepulauan Riau naik 12,87 persen, Provinsi Nusa Tenggara Barat naik 10,56 persen, dan Provinsi Maluku Utara naik 7,78 persen. Provinsi yang mengalami penurunan pertumbuhan adalah Provinsi Papua turun 5,94 persen,” pungkasnya.













