Upaya mengubah sikap dan perilaku masyarakat agar mampu disiplin Prokes dalam keseharian, menurut anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, membutuhkan konsistensi dan strategi yang terukur.
Upaya mensosialisasikan secara masif pengetahuan terkait apa dan bagaimana Covid-19, menurut Rerie, bisa menjadi dasar membangun kesadaran masyarakat betapa pentingnya melakukan pencegahan Covid-19.
Bila masyarakat sudah menyadari bahayanya terpapar Covid-19, jelas Rerie, tentu akan berpengaruh pada sikap masyarakat untuk kemudian diwujudkan dalam bentuk tindakan dan perubahan perilaku.
Rerie sangat berharap, upaya-upaya terukur dan sistematis dalam mendorong perubahan sikap masyarakat agar lebih peduli dalam penanggulangan Covid-19 di tanah air, harus segera dilakukan.
Sangat disayangkan, tambahnya, pasca-Lebaran tahun ini ledakan jumlah positif Covid-19 di sejumlah daerah antara lain dipicu munculnya klaster keluarga seperti terjadi Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat; DKI Jakarta; Klaten, Jawa Tengah dan Banten.
Menurut Rerie, upaya menanamkan pemahaman tentang Covid-19 harus dimulai dari lingkungan terkecil masyarakat, yaitu keluarga, RT, RW, Kelurahan, sampai wilayah yang lebih luas, hingga akhirnya terbentuk norma baru keseharian yang sesuai dengan Prokes Covid-19.















