Namun kelompok perusahaan terbesar dan paling cuan di republik ini seperti perusahaan rokok, perusahaan sawit, perusahaan tambang batubara dan perusahaan minyak belum menunjukkan dukungannya pada program pemerintah.
Hal ini terlihat belum ada publikasi media yang menunjukkan mereka ikut dalam program MBG, rumah MBR, dan hilirisasi.
Ada apa gerangan?
bukankah pengusaha paling cuan itu mampu ikut berkontribusi?
Seharusnya pengusaha terkaya atau ter-cuan se Indonesia mulai menjalankan Politik Etis.
Politik ini pernah di suatu masa dijalankan oleh pemerintah Hindia Belanda di Indonesia dalam usaha meningkatkan kualitas SDM bagi tenaga yang dibutuhkan pemerintah kolonial.
Seharusnya sekarang pengusaha menjalankan politik Etis, setelah puluhan tahun mengambil cuan dalam ekonomi Indonesia, mengeruk sumber daya alam, dan mengeruk uang melalui perdagangan.
Caranya yakni masuk dalam program paling inclusive yakni MBG, perumahan MBR dan Hilirisasi.
Karena ini akan menjadi kekuatan penggerak ekonomi dan sekaligus loncatan bagi masa depan Indonesia.
Penulis adalah pengamat ekonomi di Jakarta















