Dia menyebutkan, pada kurun Januari-Mei 2023, RNTH hanya senilai Rp10,5 triliun yang didominasi investor ritel Rp3,9 triliun dan institusi domestik Rp2,9 triliun dan institusi asing Rp3,7 triliun.
Iman berharap, upaya untuk meningkatkan RNTH juga harus dibarengi dengan mendorong sisi supply side yang terkait dengan pelaksanaan IPO berkualitas.
“Dari sisi suplai di tempat Pak Nyoman (Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna), terkait dengan makin banyak quality IPO,” ujar Iman.















