Menurut Direktur Utama Maind Potato, George N Kuahaty, usaha pertanian yang berbasis di Modoinding ini telah melibatkan banyak anak muda, para petani milenial yang terjun di sektor pertanian.
“Keterlibatan petani milenial di lahan kentang Maind Potato ini berangkat dari hobi hingga mampu berproduksi sebagai upaya mendorong kedaulatan pangan,” ujar George yang juga aktif sebagai pengurus pusat HKTI.
Dalam pandangan George, para petani milenial merupakan ujung tombak regenerasi petani Indonesia.
“Mereka menjadi andalan menuju pertanian 4.0 yang maju, mandiri, dan modern. Maka, inovasi teknologi 4.0 di masa pandemi Covid-19 makin terasa sangat penting dilakukan,” kata George saat mengunjungi lahan Maind Potato pada akhir September 2020.
Lanjut George, semangat dan pandangan kedepan Maind Potato ini digerakan oleh sebuah pemikiran bahwa agroindustri hasil pertanian adalah pintu untuk sektor pertanian.
“Agroindustri melakukan transformasi bahan mentah dari pertanian termasuk transformasi produk subsisten menjadi produk akhir untuk konsumen. Artinya, suatu negara tidak dapat sepenuhnya menggunakan sumber daya agronomis tanpa pengembangan agroindustri,” tandasnya.
Sementara itu Dedi salah satu Direktur Maind Potato saat mengawal dan mendampingi petani milenial untuk mendukung ketahanan pangan wilayah Sulawesi Utara menyambut baik kunjungan Dewan Direksi PT. Modoinding Argo Industri di lahan Maind Potato.













