JAKARTA, BERITAMONETER.COM – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) berkolaborasi dengan Dart Energy (Tanjung Enim) Pte. Ltd dalam pemanfaatan pasokan gas yang berasal dari pengembangan lapangan gas metana batubara atau Coalbed Methane (CBM) dari Wilayah Kerja Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Kolaborasi ini menjadi langkah penting dalam mengoptimalkan potensi sumber daya gas domestik dan mendukung diversifikasi pasokan gas bumi nasional.
Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) ini ditandatangani oleh PGN dan Dart Energy pada 17 Desember 2025, dimana Dart Energy akan memasok CBM kepada PGN. Inisiatif ini akan menambah alternatif sumber pasokan, sekaligus memperkuat ketahanan energi melalui pemanfaatan potensi gas yang sebelumnya belum optimal.
“Melalui kerja sama ini, PGN sebagai Subholding Gas Pertamina siap mendukung pengembangan dan pemanfaatan WK GMB Tanjung Enim. Dengan pengalaman dan kapabilitas PGN dalam mengelola infrastruktur terintegrasi, diharapkan dapat menjembatani pemanfaatan sumber gas secara optimal oleh pelanggan,” kata Rachmat Hutama selaku Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PGN dalam keterangannya, dikutip Jumat (19/12/2025).
CEO NuEnergy Gas Lim Beng Hong mengatakan, CBM menjadi new chapter dalam pemanfaatan energi di Indonesia. Kerjasama ini akan mendukung pemanfaatan clean energy yang sejalan dengan upaya pemerintah di masa transisi energi menuju NZE 2060. “CBM yang dimanfaatkan dalam kerja sama ini diproduksi dari sumber domestik sehingga signifikan dalam optimalisasi energi dalam negeri. Bahkan unlock resource CBM berpeluang mendorong Indonesia memiliki new resource dalam pemenuhan supply – demand energi nasional,” ujarnya. NuEnergy Gas merupakan perusahaan induk (holding company) dari Dart Energy.














