Sekretaris Perusahaan PGN, Heri Yusup menjelaskan penggunaan gas bumi terbukti lebih ramah lingkungan, aman dan efisien. Melalui pembangunan cluster-cluster baru seperti yang dilakukan di Semarang, PGN berharap akan lebih banyak industri dan rumah tangga yang dapat menikmati manfaat gas bumi. “Pengembangan infrastruktur gas bumi di Semarang menjadi bagian dari inisiatif PGN dalam mendorong percepatan pemanfaatan gas bumi. Melalui peningkatan pemanfaatan gas bumi, Indonesia akan dapat memperkuat ketahanan energinya dan mengurangi ketergantungan terhadap BBM yang masih banyak diimpor,” jelas Heri Yusup, Kamis (11/6).
Untuk meningkatkan pengguna gas bumi di Semarang, saat ini PGN sedang menyiapkan pengembangan kawasan cluster CNG baru di wilayah Wijaya Kusuma. PGN juga telah menandatangani MOU dengan 4 industri di kawasan industri Wijaya Kusuma yang akan mendapat pasokan CNG sebanyak 60 ribu meter kubik per bulan. Pengembangan jaringan di cluster Wijaya Kusuma sama dengan model clusterisasi CNG di Tambak Aji. Dimana gas bumi akan di angkut melalui moda transportasi truk dalam bentuk gas bumi terkompresi (CNG) untuk kemudian dapat disalurkan kepada pelanggan di cluster tersebut.
Selain industri, PGN Area Semarang menargetkan penambahan pelanggan baru di sektor rumah tangga. Penambahan pelanggan baru rumah tangga di Semarang menjadi bagian dari program PGN Sayang Ibu yaitu menambah pelanggan rumah tangga sebanyak 1 juta rumah tangga.













