Prabowo juga paham, korupsi yang sudah sangat parah ini akibat praktek kolusi yang dilakukan oleh para pejabat politik, pejabat pemerintah, dan pengusaha (nakal).
Khususnya tentu saja di era pemerintahan Jokowi.
Prabowo: Kita harus berani mengakui terlalu banyak kebocoran-kebocoran dari anggaran kita, penyimpangan-penyimpangan, kolusi di antara para pejabat politik, pejabat pemerintah di semua tingkatan, dengan pengusaha-pengusaha yang nakal, pengusaha-pengusaha yang tidak patriotik.
Pernyataan Prabowo ini merupakan tamparan keras kepada Jokowi, mencerminkan pemerintahan Jokowi gagal total, khususnya dalam pengentasan kemiskinan serta pemberantasan korupsi.
Tetapi, yang menjadi tantangan utama presiden Prabowo dalam lima tahun ke depan, bagaimana mengatasi kedua permasalahan kemiskinan dan korupsi yang sudah merajalela ini.
Semoga optimisme pidato perdana ini tidak menguap seiring berjalannya waktu.
Penulis adalah Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) di Jakarta













