Sedangkan Bidang komunikasi DPD dan DPC harus mampu menguasai dan mengikuti “bahasa prokem” gen z dan alpha melalui komunikasi via media sosial.
“Jika ekosistem ini terbentuk, kita mampu membangun enterpreneur, sekaligus jangkauan keanggotaan yang semakin luas,” ujar putra Sumenep Madura ini.
Di sisi lain, Said Abdullah menyadari amanah sebagai Ketua DPD PDIP Jatim periode 2025-2030 tidak mudah untuk emban.
Sebab tantangan politik kedepan pastilah sangat dinamis.
Oleh karena itu, Said mengajak seluruh kader PDIP memiliki common bonding, yakni jiwa gotong royong.
“Hanya dengan gotong royong tugas sebesar apapun akan terasa ringan kita jalani. oleh sebab itu, saya memohon kesediaan kawan kawan yang telah dilantik menjadi Pengurus DPD PDI Perjuangan 2025-2030 untuk all out membesarkan Partai,” ujar Said.
PDI Perjuangan se Jawa Timur menggelar konferensi daerah (konferda) dan konferensi cabang (konfercab) PDI Perjuangan se-Jawa Timur 20-21 Desember 2025 di Surabaya.
Konferda dan konfercab serentak ini sebagai mekanisme PDI Perjuangan untuk mengakhiri kepengurusan sebelumnya, sekaligus sebagai ruang suksesi untuk memilih kepemimpinan berikutnya.













