JAKARTA – PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA), pemegang merek Pizza Hut di Indonesia mencatat kinerja yang impresif dengan membalikkan kerugian menjadi laba dan tumbuh dua digit di seluruh aspek operasional.
Boy Lukito, CEO Pizza Hut Indonesia dalam siaran pers, Selasa (06/5/2025), mengemukakan, pada kuartal I 2025, perusahaan membukukan penjualan bersih sebesar Rp707 miliar, meningkat 10,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Lebih dari itu, kata Boy, Pizza Hut Indonesia sukses mencetak laba bersih sebesar Rp419 juta, berbalik dari kerugian sebesar Rp59 miliar pada kuartal I 2024. Ini menandai titik balik penting dalam strategi transformasi yang mulai dijalankan sejak akhir tahun lalu.
Kinerja profitabilitas Persroan juga mencerminkan tren yang positif. Laba bruto PZZA meningkat menjadi Rp495 miliar dari sebelumnya Rp433 miliar, dengan marjin laba bruto melonjak ke 69,9%. Adapun EBITDA tumbuh 149,2% menjadi Rp111 miliar, dengan margin yang melesat dari 7,0% menjadi 15,7%.
Di sisi operasional, perusahaan mencatatkan laba sebesar Rp12 miliar, dibandingkan dengan kerugian operasional sebesar Rp60 miliar pada periode yang sama tahun lalu. “Kami tidak hanya pulih tapi kami bangkit lebih kuat. Inovasi berani, penguatan fundamental bisnis, dan dedikasi terhadap kualitas menjadi pilar utama transformasi kami. Kami siap untuk selalu memimpin pasar dan menginspirasi industri,“ujar Boy.













