JAKARTA – Anggota Komisi III DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut tuntas kasus BLBI-BCA terkait adanya dugaan rekayasa dalam akusisi 51% saham BCA oleh Djarum Grup milik Budi Hartono di era Presiden Megawati Soekarnoputri.
Temuan dari Pansus DPD RI untuk kasus BLBI-BCA ini menurut Abduh sapaan akrabnya telah mengungkapkan adanya kerugian negara triliunan rupiah dari kasus tersebut.
“KPK jangan tumpul untuk mengusut kasus ini. Mulai lakukan penyelidikan dan penyidikan kasus BLBI-BCA yang menyedot uang negara ini,” tegas Abduh, Jumat (15/8).
Langkah konkret yang akan dilakukan oleh Komisi III lanjut Abduh adalah akan memanggil KPK, Pansus DPD RI untuk BLBI-BCA dan pihak terkait lainnya untuk dimintai informasi terkait kasus ini dari hulu sampai hilirnya.
“Komisi III akan berkoordinasi dengan Pansus DPD RI untuk mendalami informasi terkait perkembangan kasus BLBI-BCA. Setelah itu akan kami lakukan rapat dengan KPK dan Pansus DPD RI untuk membahas kasus ini,” ucap Abduh.
Abduh yang berasal dari Dapil Jateng VI menilai potensi kerugian dari kasus BLBI-BCA yang menyedot anggaran negara berdampak pada kesejahteraan masyarakat.















