Sebelumnya kader senior Muhammadiyah Djoko Susilo menafsirkan jatah menteri dari PKB yang ada di kabinet akan berkurang. “Alasan utamanya, kalau seorang menteri direshufle kemungkinan besar partai itu kurang menunjukkan kinerja yang optimal,” katanya saat saat menghadiri seminar bersama Pimpinan Daerah Muhammadiyah, di Surabaya, Sabtu (9/1/2016).
Mantan Duta Besar Indonesia di Swiss ini menambahkan kemungkinan besar menteri dari PKB yang akan dievaluasi Presiden Jokowi antara lain Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Marwan Jafar dan Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. “Yang mendapatkan evaluasi, kemungkinan jatahnya akan berkurang,” jelasnya.
Selain menteri dari PKB, kata mantan anggota Komisi I DPR RI dari FPAN itu, ada nama menteri lain juga harus dievaluasi dari kabinet kerja. Alasannya mereka lamban dalam menghadapi setiap permasalahan yang akan terjadi. “Di antaranya Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria, Ferry Mursyidan Baldan. Pendapat saya, mereka layak diganti agar kinerjanya tidak mengganggu program pemerintah,” pungkasnya. **aec













