JAKARTA-Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pembangunan proyek tenaga listrik panas bumi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proyek percepatan pembangunan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan listrik yang makin meningkat.
“Dengan perekonomian Indonesia yang tumbuh di atas 5% dan tingkat urbanisasi yang meningkat serta growing middle class yang sangat solid maka kita sudah paham bahwa kebutuhan terhadap tenaga listrik tidak akan menurun tapi justru akan makin meningkat,” ujarnya.
Hal ini disampaikannya dalam acara ground breaking secara simbolis untuk proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) unit II Dieng dan Patuha oleh PT Geo Dipa Energi (Persero) di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan pada Kamis (25/04).
Ground breaking Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng Unit 2 dan PLTP Patuha Unit 2 merupakan langkah konkret Geo Dipa sebagai BUMN Panas Bumi dan Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan dengan misi mendukung program Pemerintah dalam penyediaan listrik tenaga panas bumi yang aman dan ramah lingkungan serta memberikan manfaat ekonomi kepada Indonesia.
“Untuk bisa memenuhi kebutuhan permintaan yang terus meningkat dan sekaligus untuk memberikan hak dasar bagi seluruh masyarakat Indonesia terhadap akses listrik ini dibutuhkan suatu kerjasama yang luar biasa bagi semua pihak,” tambah Menkeu.















