September 2018, Calon Presiden Nomor 02 mengatakan, Indonesia terancam jadi negara miskin selamanya. FAKTANYA: Sejak 2003 kita sudah masuk NEGARA BERPENGHASILAN MENENGAH bahkan diproyeksikan akan menjadi negara berpenghasilan menengah atas pada 2024 nanti. Bukan lagi negara miskin!
Oktober 2018, Prabowo TIGA KALI BERBOHONG ketika mengatakan 99 persen rakyat Indonesia hidup pas-pasan, bahkan sangat sulit. FAKTANYA: limapuluh dua juta orang atau dua puluh dua persen penduduk Indonesia masuk golongan kelas menengah. Klaim Prabowo tersebut bahkan sudah dibantah oleh Bank Dunia sendiri!
Pada bulan Oktober pula, foto Ratna Sarumpaet dengan wajah penuh lebam beredar. Usai menjenguk, Prabowo menyatakan — yang menimpa Ratna Sarumpaet adalah bentuk intimidasi karena sikap politiknya.
Belakangan Ratna Sarumpaet — setelah polisi membeberkan fakta-fakta kasus ini — akhirnya mengaku DIBISIKI OLEH SETAN ENTAH DARIMANA, sehingga ia BERBOHONG, mengaku dipukuli. Bahwa faktanya: muka dia lebam karena OPERASI PLASTIK!
Lagi-lagi Prabowo melontarkan tuduhan palsu ketika menyebut bahwa INDEKS ketimpangan ekonomi Indonesia 0,454. FAKTANYA, per Maret 2018 gini ratio kita berada diangka 0,389.
Desember 2018, Prabowo menyebut Indonesia adalah negara miskin seperti Rwanda dan Haiti di Afrika. FAKTANYA: PDB Haiti dan Rwanda jauh dibawah kita. Ketimpangan dan pengangguran di sana juga jauh diatas Indonesia.















