Tak hanya berilmu, para alumni ini juga dikenal santun dan berkomitmen menjaga nilai-nilai keislaman yang damai dan ramah terhadap keberagaman.
“Kami ingin santri Al Hidayah tumbuh sebagai ulama pejuang, pembela ajaran Islam rahmatan lil ‘alamin, yang berilmu luas dan berakhlak santun,” tegas Nyai Nadhiroh.
Kini, keberadaan Pondok Pesantren Al Hidayah Karang Suci bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga menjadi mercusuar nilai-nilai keislaman moderat, toleransi, dan kebangsaan di tengah masyarakat yang majemuk.
Kunjungan rombongan Komhak KWI ini menjadi bukti bahwa dari pesantren, pesan damai bisa bergema lintas iman.












